May 19, 2022

pulpen mu

media tulis aktual

Apa itu Marka Jalan?

2 min read

Apa itu Marka?

Fasilitas yang dibikin oleh Dinas Perhubungan untuk kebutuhan pemakai jalan, yang ada di permukaan jalan (biasa dilindes ban kendaraan tetapi tidak pernah protes)

Marka dipisah jadi 4 tipe, yakni:

1. Marka Garis Membujur

2. Marka Garis Membentang

3. Marka Serong

4. Marka Simbol

5. Marka Yang lain

MARKA GARIS MEMBUJUR

Marka ini pekerjaannya pisahkan lajur dan jalur (baca topik “Berbeda Lajur dengan Jalur “), dan menerangkan ke pengendara di mana daerah kekuasaannya… 🙂 (Maap gunakan bahasa alay :-D)

Tujuan daerah kekuasaan di sini ialah, daerah yang hak nya. Jika terjadi lalu lintas, dan polantas sukses tentukan titik tubruk di daerah kekuasaan kawan-kawan, memiliki arti kawan-kawan dalam status yang kuat di mata hukum.

Silahkan kita saksikan tipe-jenisnya…

MARKA GARIS MEMBUJUR TIDAK TERPUTUS

Jika kawan-kawan menyaksikan marka ini, maknanya kawan-kawan TIDAK BOLEH MELINTASI-nya!

Marka ini dibikin di lokasi yang beresiko, yang tidak mungkin pengendara untuk menyusul.. Tidak yakin?! Coba inget-inget.. Marka ini biasa diketemukan di mana? Kelokan! Tanjakan! Turunan! Jalan sempit! Dll. . Maka… Tidak boleh mencapai marka ini yah kawan-kawan… untuk keselamatan kawan-kawan sendiri.

MARKA GARIS MEMBUJUR TERPUTUS

Marka ini mengizinkan kawan-kawan untuk melewatinya.. Ingin menyusul.. Ingin berpindah jalur… Silahkaaaaaan… 🙂

MARKA GARIS MEMBUJUR KOMBINASI

Janganlah bingung jika bertemu jasa marka jalan jakarta atau dua garis marka membujur berbeda tipe tampil bersebelahan. Lihatlah contoh dari sisi.. Kendaraan yang ada di jalur kiri dapat masuk ke jalur samping kanannya. Tetapi kendaraan di jalur kanan, tidak dapat pindak ke jalur samping kiri nya

Ketahui betul marka ini… Satu saat jika kawan-kawan turut serta lalu lintas berbeda jalur/lajur (mudah2an tidak boleh sampai), dapat pahami kendaraan yang kurang kuat di mata hukum yang mana. (Saya memakai kata “kurang kuat di mata hukum”, karena polisi ‘gak bisa ngomong betul-salah, yang memiliki hak tentukan betul-salah ialah Hakim). Lihat contoh berikut ini,

Bayangkan rekan-rekan berkendara ke arah Utara dengan kendaraan berwarna BIRU dengan santai… Lalu mendadak dari arah berlawanan si pembalap edan dari arah berlawanan, berwarna MERAH, hendak mendahului kendaraan di depannya, memasuki jalur rekan-rekan, daaaaaaan…. DHUARRR! Keduanya masuk RS!

Dilihat dari titik tabraknya, yang lemah adalah kendaraan MERAH.

Understand? Good…. Jadi hati-hatilah apabila memasuki lajur/jalur orang lain.. Selalu (dan selalu) nyalakan lampu sein/penunjuk arah sebelum berpindah lajur/jalur demi keselamatan kita bersama.