May 19, 2022

pulpen mu

media tulis aktual

Mengenal Lebih Jauh Hukum Penawaran Secara Lengkap

2 min read

Bank Sentral Eropa Tetapkan Target Inflasi Sebesar 2 Persen Halaman all -  Kompas.com

Saat menjadi pebisnis, kamu perlu memahami hukum – hukum transaksi jual beli. Salah satu didalamnya ada yang disebut dengan istilah hukum penawaran. Sejatinya banyak orang yang kerap mendengar ungkapan teoritis tersebut namun mereka tidak mengetahui apa maknanya.

Jika kamu juga salah satunya yang belum mengetahui dengan jelas apa itu hukum penawaran, silahkan simak penjelasan berikut ini !

  1. Apa Itu Penawaran?

Penawaran merupakan proposal bersyarat yang dibuat oleh penjual atau pembeli untuk menjual aset atau membeli, yang secara hukum akan mengikat jika diterima.

Penawaran juga bisa diartikan sebagai tindakan untuk menawarkan sesuatu yang hendak dijual atau penyerahan tawaran untuk membeli sesuatu.

  1. Bagaimana Penawaran Bekerja?

Tawaran merupakan proposal yang jelas dibuat untuk menjual atau membeli produk atau layanan tertentu dalam kondisi tertentu. Proposal penawaran dibuat sedemikian sehingga membuat orang – orang yang masuk akal akan memahami penerimaannya dan dihasilkan kontrak yang mengikat.

Terdapat banyak jenis penawaran yang masing – masing memiliki kombinasi fitur yang berbeda – beda mulai dari persyaratan harga, aturan dan regulasi, jenis aset, hingga motif pembeli dan penjual.

  1. Apa Pengertian Hukum Penawaran?

Pengertian penawaran sendiri adalah sejumlah unit barang yang ada di pasar. Dimana barang atau produk tersebut bisa dijual dengan harga dan waktu tertentu. Pada dasarnya barang atau produk tersebut sudah tersedia dan siap diperjualbelikan.

Sementara pengertian hukum penawaran adalah teori yang berkaitan dengan penawaran. Salah satu contohnya adalah saat harga barang atau produk tinggi, maka jumlah barang atau produk yang akan dijual juga lebih banyak. Sebaliknya, jika harganya lebih rendah, maka jumlah barang yang akan dijual menjadi semakin langka.

Hukum penawaran memiliki arti keterikatan antara harga tertentu dengan barang yang hendak ditawarkan atau dijual. Hal itu sudah menjadi pakem yang pasti dan sudah menjadi regulasi tidak tertulis dan tidak dapat dihindari. Sebab, risikonya adalah pemilik akan menderita kerugian.

Tidak mungkin saat barang harganya mahal akan dijual dalam jumlah yang sedikit. Justru jumlah barang akan lebih banyak karena konsumen jarang membelinya. Begitupun sebaliknya, tidak mungkin barang yang dijual dengan harga murah jumlahnya banyak. Sebab, barang tersebut tentunya langka akibat diborong oleh banyak konsumen.

  1. Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran

Terjadinya hukum penawaran disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :

  • Harga Barang

Harga barang ini menjadi syarat penting karena tanpanya tidak mungkin akan terbentuk hukum penawaran apapun. Karena hukum penawaran pada dasarnya terkait dengan harga barang dan prospek jumlah barang.

  • Teknologi Produksi

Jika perusahaan menggunakan teknologi yang bagus saat memproduksi produk, maka tentunya jumlah produk yang dihasilkan semakin banyak pula. Efeknya produk yang beredar di pasar bertambah semakin banyak. Dengan bertambahnya jumlah produk di pasar tentu mempengaruhi hukum penawaran.

  • Munculnya Produsen Baru

Jumlah unit produk yang ditawarkan di pasar juga dipengaruhi oleh kemunculan produsen baru. Dimana produsen baru tersebut akan memunculkan produk – produk yang mengakibatkan semakin banyak stok produk di pasar.

Sebaliknya, saat ada produsen yang menarik diri dari persaingan, maka jumlah produk di pasar juga jadi berkurang. Hal itu juga yang mendasari terbentuknya hukum penawaran.

Penawaran banyak jenisnya antara lain penawaran marginal, penawaran sub marginal, dan penawaran super marginal. Semua jenisnya didasarkan pada opsi penjual barang.