May 19, 2022

pulpen mu

media tulis aktual

Sejarah Fintech Syariah di Indonesia

2 min read

Di zaman yang semakin maju seperti saat ini, tak heran apabila dunia finansial juga turut mengalami perkembangan pesat. Misalnya dalam berita fintech Indonesia disebutkan sejarah fintech syariah di Indonesia yang yang terus berkembang. Akan tetapi, kehadiran layanan fintech syariah ini mempunyai tantangan tersendiri.

Tantangan Layanan Fintech Syariah

Ada sejumlah tantangan dalam perkembangan fintech di Indonesia. Tantangan ini bukan hanya dari pihak pemerintah saja, namun juga dari berbagai faktor. Di bawah ini tantangan yang dihadapi oleh fintech syariah untuk anda ketahui.

1. Literasi Keuangan Indonesia yang Rendah

Salah satu tantangan fintech syariah yakni literasi keuangan di Tanah Air yang tergolong rendah. Literasi keuangan dianggap sangat penting, dengan tingkat literasi keuangan yang tinggi bisa melindungi para masyarakat agar terhindar dari berbagai transaksi keuangan palsu yang bisa merugikan mereka.

Ada dua hal penting untuk dilakukan guna meningkatkan literasi keuangan. Misalnya meningkatkan keterampilan dan keyakinan para masyarakat mengenai keuangan serta infrastruktur. Literasi keuangan yang meningkat tentu akan menciptakan kesejahteraan finansial di Indonesia dengan berkelanjutan.

2. Kurang Menunjangnya Syarat & Infrastruktur

Kewajiban mempunyai DPS membuat pihak yang ingin mendirikan layanan fintech syariah merasa kesulitan sebab memerlukan biaya yang cukup banyak. Sedangkan berbagai perusahaan start up umumnya masih belum mempunyai moda besar untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Maka dari itu, diharapkan pemerintah turut membantu memberikan fasilitas untuk mengembangkan sejarah fintech syariah di Indonesia. Sehingga bisa membantu para masyarakat untuk memperoleh infrastruktur yang sesuai aturan.

3. Indonesia Membutuhkan Kebijakan yang Matang

Kebijakan fintech syariah di Indonesia masih belum mencakup pada keamanan para nasabah. Padahal, jasa keuangan bisa meningkatkan kesejahteraan finansial masyarakat apabila dikelola dengan baik. Pastinya, untuk pengelolaan tersebut memerlukan kebijakan matang di Indonesia.

Dengan kebijakan yang matang bisa membantu menurunkan resiko bagi kepentingan nasabah. Ini bisa memastikan keamanan data dan dana publik sekaligus mengatur keuangan masyarakat dengan tepat.

Itulah beberapa tantangan yang harus dihadapi seiring sejarah fintech syariah di Indonesia. Berbagai tantangan tersebut membutuhkan peran dari masyarakat dan pemerintah agar layanan fintech syariah bisa terus berkembang.